Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..
Apa kabar sobat UKMI sekalian??
Alhamdulillah kita masih diberikan nikmat hidup, nikmat bernafas, nikmat belajar, nikmat berdakwah sehingga hari demi hari dapat kita jalani dengan penuh syukur dan nikmat.
Shawalat beriring salam juga lupa kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassallam yang telah mengantarkan kita ke zaman yang penuh dengan nikmat iman dan Islam.
Mmh…Kali ini kami dari redaksi akan membagi sedikit pengetahuan kami kepada sobat UKMI sekalian (ingat!! ilmu itu akan lebih berharga ketika kita dapat membaginya ke orang lain) mengenai Gerund (Kata kerja yang dibendakan). Yuuuk kita lihat…
Gerund adalah kata kerja (verb) yang berfungsi sebagai kata benda (noun). Gerund adalah bentuk dari Verb + ing. Bila ada noun yang murni, jangan mempergunakan Gerung.
Cth : Help = pertolongan (disini help adalah noun, jadi janganlah mengubahnya menjadi helping).
Fungsi Gerund:
1. Sebagai Subject = setiap verb yang berfungsi sebagai subject haruslah menjadi gerund.
E.g. : - Smoking too much is bad for our health.
- Learning continuously is good for our improvement.
2. Sebagai Nominal predicate.
E.g. : - Swimming is moving in the water.
- Listening is hearing for some voice.
3. Sebagai object.
Ada beberapa kata kerja yang diikuti oleh gerund, dimana posisi gerund di sini adalah sebagai object.
Beberapa kata itu adalah:
- Avoid = menghindari
- Appreciate = menghargai
- Pardon = memaafkan
- Miss = gagal
- Delay = menunda
- Detest = menjijikkan
- Enjoy = menikmati
- Escape = lolos
- Excuse = memaafkan
- Fancy = membayangkan
- Finish = menyelesaikan
- Give up = menyerah
- Risk = mempertaruhkan
- Mind = keberatan
- Understand = mengerti
- Suggest = menyarankan
- Deny = menolak
- Postpone = menunda
- To be Used to = sudah terbiasa
- To be accustomed to = sudah biasa
- To object to = keberatan
- To look forward to = ingin akan
- To be opposed to = anti
- Help = menolong
- Like = menyukai
- Love = menyayangi
- Stop = berhenti
- Start = mulai
- It’s worth = ada harganya
- It’s no use = tidak berguna
- There’s no = tidak ada
E.g. : - I avoid going to campus.
- He can’t stop laughing.
- Dian likes swimming.
4. Sesudah preposition (before, after, for, to, when, while, etc).
E.g. : - I always wash my hand before eating food.
- After doing the assignment, I go to bad.
Hmm..ada yang bingung??? Sebenarnya pelajaran tentang gerund ini masiih luaas sekali..
So, tetap lah bersama kamii..
hehhe
Akan kita sambung lagi di segmen berikutnyaa..
Semangat belajar!!
Oh ya…terima kritik, saran, dan pertanyaan…
Terima kasiih..
Assalamu’alaikum….
Pages
Apr 11, 2011
Mar 22, 2011
Oleh: Nurhasanah 'san' Sidabalok
Staff Div. Ke- LDK- an Puskomda FSLDK Sumut 2011-2013
Sekdept. RPK UKMI Ar- Rahman FBS 2010-2011
Jalan ini jalan panjang. Penuh onak duri. Tidak semanis yang kamu pikirkan. Tapi keputusanmu untuk memilih jalan ini menjadi bukti nyata bahwa kamu ingin turut menjadi bukti sejarah kemenangan jalan dakwah ini. Ia menjadi bukti nyata bahwa kamu adalah sosok yang menginginkan sebuah perubahan. Perubahan sikap pada diri sendiri dan berharap besar dapat memberi perubahan bagi kondisi bangsa ini. Menyadari hal ini, kamu tidak akan pernah berlama- lama unutk istirahat. Memahami hal ini, kamu tidak akan berlari jauh meninggalkan saudaramu berjuang sendirian.
Dan kemudian, kamu diperkuat oleh Allah lewat ayat- ayatNya: QS.An-Nahl ayat 125 :“ Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik…” , QS. Ali Imran ayat 110: “ Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah…” dan pada QS. Al-Baqarah ayat 257 : “ Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman)…”
Itulah yang menguatkanmu hingga hari ini. Jelas bahwa apa yang kamu lakukan adalah hal yang benar, bahkan dakwah adalah kewajibanmu. Gelar mahasiswa muslim yang kamu sandang hari ini harus dpertanggungjawabkan. Tidak ada alasan lagi untuk mencari- cari alasan untuk mengatakan 'belum diperintahkan', 'belum diminta' dll. Namun hari ini kamu harus sudah bisa membaca suasana. Ketika kamu dibutuhkan unutk berbuat sesuatu, maka segera laksanakan. Menunggu perintah hanyalah ciri mereka yanng belum menyandang gelar 'kebanggaan' ini. MAHASISWA.
Dan hari ini, keputusan unutk bergabung di jalan dakwah ini merupakan karunia Allah. Tidak semua mahasiswa muslim yang diberi kesempatan unutk merasakan bahwa jalan ini penting bagi diri mereka. Namun kamu tahu itu. Maka jaga ia.
Sepanjang perjalanan, kamu akan menemukan berbagai persoalan yang memang sudah menjadi tabiat dakwah ini. Menuntut hadirnya jiwa yang tegar, tidak loyo.
Mungkin kamu akan menemukan rekan seperjuangan yang selalu mengeluh, maka bersyukurlah karena kamu selalu menyimpan keluh kesahmu dan fokus di solusinya. Bersyukurlah ketika kamu sudah paham bahwa mengeluh bukan solusi yanng tepat untuk sebuah persoalan, namun pemikiran cerdas yang dibutuhkan saat itu.
Suatu ketika kamu akan menemukan rekan di kepengurusan yang selalu minta tolong padamu. Bersyukurlah, karena mereka yakin padamu. Cobalah untuk selalu berprasangka baik. Sebenarnya bisa saja kamu katakan bahwa kamu juga punya kerja di departemen sendiri, namun yang keluar dari bibirmu hanyalah ucapan 'mohon doanya agar ini bisa cepat selesai'. Atau bisa saja kamu menghindar dari berurusan dengan dia, namun yang kamu lakukan malah mendekatinya dari mengerjakan sesuatu secara bersama- sama. Tidak ada beban yang nampak dari wajahmu unutk mengerjakan progja yang sebenarnya bukan tugas kamu.
Atau, kamu menemukan kondisi dimana rekanmu sesama aktivis dakwah menceritakan semua persoalan dan kesibukannya, hingga ia ingin menarik diri dari jamaah ini. Tidak ada kata- kata yang tidak bermanfaat keluar dari bibirmu. Nasihat dan doa yang tulus selalu kamu berikan. dan pastinya keadaan itu tidak membuatku surut dan merasa sendiri. Komitmen yang kuat untUk terus berjuang di jalan ini menjadi kekuatan besar unutk terus berdiri walau di sedikit terseok- seok. Membayangkan perjuangan Rasulullah dahulunya semakin menguatkan diri bahawa betapa apa yang dilakukan saat ini belum seberapa dibandingkan dengan perjuangan beliau.
Dan satu lagi, kamu akan menemukan rekanmu yang terkena virus terdahsyat yang sangat tidak diharapkan keberadaannya akibat dahsyatnya efek yang diberikan hingga maraknya kader yang berguguran. Menghadapi hal ini,bisa saja kamu jauhi dia karena sudah melanggar aturan main di dakwah ini. Namun apa yang kamu lakukan? Pembicaraan intensif, diskusi berdua dan saling menasihati. Itu yang kamu lakukan karena kamu memang sudah paham bahwa manusia itu tempatnya khilaf. Dan menjadi kewajiban saudaranyalah yang mengingatkannya.
Over all, ada banyak persoalan dan permaalahan yang akan membuatmu dewasa. Tidak ada yang sia- sia dari apapun yang telah kamu perjuangkan. Dakwah adalah kewajiban, dan belajar adalah kewajiban sebelum melakukan dawah. Ilmu yang benar adalah salah satu syarat diterimanya amalan seseorang.
Bangunlah team work yang baik. Tidak masalah jika memang yang lebih sering bergerak adalah kamu seorang. Yakinlah bahwa mereka sebenarnya ingin bergerak seperti halnya kamu. Namun kesempatan belum ada untuk mereka. Potensi yang kamu miliki haruslah bermanfaat bagi orang lain. No sigh:). Salam dakwah! (22/03san)
*Buat teman2 di UKMI Ar Rahman FBS: kita adalah kita dan kita luarrrrbiasa!
*puskomda'erz: semangat menjadi modal utama saat ini.. SEMANGAT BELAJAR
Mar 14, 2011
PMW (Pengembangan Mahasiswa Wirausaha) adalah salah satu program dari pemerintah yang diperuntukkan khusus untuk mahasiswa yang memiliki usaha atau memiliki idea atau gagasan untuk membuka usaha.
Bingung???
Oke oke… pelan pelan saja.
Artinya gini, pemerintah kan udah mengalokasikan dana sekian persen untuk pengembangan pendidikan. Nah salah satu cara yang dilakukan pemerintah tuk ‘menghabiskan’ dana itu adalah mengalokasikannya ke sebuah acara yang cukup menguji nyali mahasiswa. Jadi, diharapkan dana tersebut tidak diberikan begitu saja. Dana tersebut tidak akan habis begitu saja tanpa ada wujud nyata dari bantuan yang diberikan pemerintah. Ini juga akan memberi pemahaman kepada mahaiswa baghwa ternyata memperoleh uang itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Harus ada usaha yang dilakukan, seperti halnya orang tua yang bekerja benting tulanng untuk memdaatkan dana demi biaya kuliah anak- anaknya.
Hmmm, trus selain itu juga, ternyata pemerintah kita sangat peduli akan masa depan mahasiswa. Dari program ini, mahasiswa diharapkan memiliki usaha ssendiri. “Sukses sebelum lulus kuliah”, seperti judul buku best seller yang sangat memotivasi. Kondisi di Negara kita juga tentu sangat mengaharapkan lahirnya para job creator, bukan hanya job seeker seperti yang saat ini terjadi. Mahaiswa, yang dianggap punya kelebihan dari mereka yang hanya tamat sekolah menengah, menjadi sasaran yang tepat untuk program ini. Pemikiran yang kreatif dan kritis dari seorang mahasiswa sudah dikenal sejak dahulu. Tumbangnya rezim Soeharto juga dipelopori oleh mahasiswa. Jadi, mahasiswa yang wisuda cepat maupun mereka yang terlambat sedikit sangat diharapkan untuk tidak lagi sibuk mempersiapkan berkas- berkas lamaran kerja. Namun mempersiapkan lapangan kerja , (tarik nafas, berhenti sejenak.)
Gitu temen- temen… sedikit tadi tentang PMW kita.
Nah, selanjutnya gmn??
Oke, jadi biasanyaengumuman penerimaan proposal PMW akan ditempel sekitar bulan Maret- April. Dan siap- siap aja dari sekarang.
Jangan sampe kita sia- siakan kesempatan ini.. itu HaK kita, Guys!
Ikuti terusssss yaaaaaJ..
Cekidot!
(11/03san)
Mar 7, 2011
Tebar Pesona??? Bukan, tapi ini niiii:::

Cekidot…!
- Sebab- akibat, Menurut ahli Maksiat
Kaum atheis yang tidak mengenal Allah, menyandarkan pemenuhan kebutuhan dan peraihan cita- cita mereka kepada kemampuannya. Tidak ada istilah doa dalam kamus kehidupan mereka . berhasil menurut mereka, melulu dikarenakan kesigapan atau cermatnya perhitungan.
Begitu pun dengan kegagalan dan kecelakaan, terjadi lantaran keterbatasan kemampuan atau kecerobohan.
Sebagian lagi, sedikit ‘lebih mending’ dari mereka. Di saat kehidupan terasa lapang, nayaman dan menyenangkan, mereka cenderung lalai, tidak menjaga ketaatan, dan berlaku syirik. Namun jika tiba- tiba bahaya dan kesempitan terpampang di hadapan mata, serta- merta mereka meninggalkan sesembahan yang mereka gungkanselain Allah, kemudian berdoa dengan ikhlas memohon hanya kepada Allah.
Semoga kita tidak tergolong yang demikian.
- Sebab- akibat Menurut Mukmin yang Taat
Nah, ini dia. Perfect! Beginilah seharusnya kita.
Adapun orang mukmin memiliki sikap yang berbeda, bahkan berseberangan dengan itu semua. Bagi mereka, ‘tabungan’ kebaikan yang dijalani secara kontiniu dalam suka dan duka, adalah sebab dominan datangnya keberuntungan, dan terhindarnya mereka dari petaka. Mereka mengimani sabda Rasulullah:
“Kenalilah Allah di saat lapang, niscaya Allah akan mengenalimu di saat sempit.” (HR. Tirmidzi)

Rumus ini tidak hanya berlaku bagi para anbiya. Siapapun yang mengenal Allah dan menjaga hak- hakNya di saat aman, Allah akan mengenalnya di saat genting. Karen itulah seorang mukmin tidak pernah bosan mengumpulkan kebaikan. Dia sselalu menjaga pengabdiannya kepada Allah dalam segala kondisi; di saat suka dan duka, lapang dan sempit dan saat mudah maupun sulit. Rasulullah bersabda:
“Tidak kenyang- kenyangnya orang yang beriman dari mengumpulkan kebaikan, hingga dia berhenti di jannah.” (HR. Tirmidzi)
Alangkah indah nasihat nasihat sebagian ulama salaf:
“Jika kamu menyadari amalmu akan ditimbang baik dan buruknya, maka jangan remehkan kebaikan sekecil apapun. Karena kelak kamu akan melihat, yang sedikit itu akan membahagiakan dirimu. Dan jangan pula menganggap enteng keburukan sekecil apapun. Karena kelak akan kamu saksikan, bahwa yang sedikit itu akan membuatmu menyesal.
So,,,,, udah makin jelas bahwa ternyata apapun yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Tinggal kita yang milih, pengen buah yang bagus atau yang busuk??
Mari banyak2 tebar kebaikan, bukan tebar PESONA! ^_^
(7/3san, dari berbagai sumber)
Subscribe to:
Posts (Atom)